sumberbening.ngawikab.id – Desa Sumberbening bisa dikatakan sebagai miniatur Indonesia, sebab disana kehidupan sosial kemasyarakatan begitu beragam, mulai penganut agama yang bermacam – macam, kesenian dan budaya yang beraneka ragam.  Semua hidup rukun beitu indah. Demikian di ungkapkan oleh Sertu Suyanto Babinsa Desa Sumbertbening saat memasang baner di Tugu Merah Putih Desa Sumberbening, (06/03)

Kegiatan pecanangan kampung Pancasila dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian warga dalam rangka upaya menjaga berdiri tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  Ini harus terus dibina sebab Desa Sumberbening masyarakatnya begitu beragam, sehingga apa bila itu tidak dibina dengan baik dan ada oknum yang ingin memecah belah akan mudah sekali terjadi gesekan antar warga.

Sertu Suyanto menyampaikan bahwa Sumberbening merupakan desa yang dicanangkan sebagai desa Pancasila di Kecamatan Bringin Kabupaten Ngawi sudah sepantasnya. Desa Sumberbening dijadikan desa Pancasila karena merupakan desa yg sangat majemuk terdiri dari berbagai macam agama tetapi sangat rukun dan damai Pancasila merupakan lambang dasar Negara Indonesia sebagai simbul bangsa yang di dalamnya memiliki arti dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

Atas nama pemerintah Desa, Kepala Desa Sumberbening menyampaikan terima kasihnya. “Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dengan inisiatif pencanangan Desa Sumberbening sebagai desa Pancasila.  Kita semua penuh perbedaan karena perbedaan itu penting tetapi bukan berarti kita bermusuhan akan tetapi dengan perbedaan kita harus bersatu dan lebih rukun karena kita merupakan warga negara Indonesia yang terbingkai dengan bhineka tunggal ika”

Berikut adalah latar belakang terbentuknya Kampung Pancasila:

  1. Menegakkan nilai-nilai Pancasila sebagi pedoman rakyat Indonesia dalam berbangsa dan bernegara.
  2. Sebagai contoh penerapan nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.
  3. Sebagai contoh sikap toleransi antar umat beragama.
  4. Sebagai contoh hidup damai tanpa konflik meskipun terdapat perbedaan agama, suku, dan ras.
  5. Adanya kerukunan dalam masyarakat di daerah yang dipilih sebagai Kampung Pancasila.

Adapun tujuan dibentuknya Kampung Pancasila adalah sebagai berikut:

  1. Untuk menciptakan suatu media pembelajaran Pancasila bagi masyarakat luas.
  2. Untuk semakin menumbuhkan kerukunan antar masyarakat di Pancasila, karena penduduknya beragam.
  3. Untuk menanamkan nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika.
  4. Untuk menanamkan pemahaman bahwa seluruh warga negara Indonesia wajib menerapkan sila-sila Pancasila.
  5. Untuk menanamkan pemahaman bahwa seluruh warga negara Indonesia wajib memberikan penghormatan dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pemimpin bangsa yang telah berhasil menggali dan merumuskan Pancasila sebagai dasar negara.

Baca Juga :